UNTUK INFO LEBIH LANJUT HUBUNGI 0856 9122 0299 unit TERBATAS !!!

Sabtu, 29 Juni 2013



Tips mengajukan Kredit Pemilikan Rumah

Jika anda merencanakan membeli atau memiliki rumah dengan cara kredit maka faktor yang paling utama adalah pastikan anda telah bebas dari segala macam hal yang berkaitan dengan Kredit macet ( black list Bank )baik kartu kredit, cicilan motor,cicilan mobil dsb. beberapa ketentuan yang berlaku dari pihak yang menentukan keberhasilan atau disetujuinya pengajuan KPR anda :
  1. Pihak Bank meyetujui 100% ( full plafond ) syarat dan ketentuannya adalah persyaratan yang masuk ke  pihak Bank betul2 sesuai dengan yang dibutuhkan seperti, bersih dari BI Checking (tidak Black List), pengasilan / gaji sesuai dengan ketentuan dan tercermin di buku tabungan / rekening koran, secara garis besar cicilan yang nanti akan nasabah terima adalah sepertiga dari penghasilan Contoh: misalkan gaji doubel income nasabah keseluruhan adalah Rp.15.000.000, setelah dipotong dengan biaya rumah tangga dan yang lainnya menjadi Rp. 9.000.000,- maka cicilannya lebih kurang sebesar 3.000.000,- perbulan,atau dengan perhitungan perkiraan asumsi saat ini dengan bunga 9% /anum plafon yang akan disetujui sebesar +_ 280.000.000,-an.
  2. Pihak Bank menyetujui sesuai dengan penghasilan nasabah atau bisa disebut dengan turun plafond, biasanya kasus seperti ini berkaitan erat sekali dengan apa yang telah dibahas di point pertama mengenai penghasilan tadi, jadi kesimpulannya adalah anda yang akan mengajukan kredit harus betul2 paham tentang kondisi keuangan rumah tangga anda, soalnya dalam hal pengajuan untuk kredit KPR pihak bank sangat selektif dalam memutuskan nasabah tersebut  layak/tidak mendapatkan persetujuan kredit. jangan terlalu terbawa emosi untuk mendapatkan rumah tanpa memperhitungkan keadaan keuangan. terkecuali budget keuangan sudah dipersipkan terlebih dahulu baik rencana investasi/untuk tempat tinggal.
  3. Pihak Bank tidak menyetujui pengajuan KPR anda, mungkin dari 2 poin diatas anda sudah cukup paham mengenai apa yang harus anda siapkan terlebih dahulu. point yang paling utama adalah BI Checking yang menetukan anda bisa disetujui/tidaknya pengajuan KPR sebab pihak bank tidak mau ambil resiko apabila track record nasabah sudah terkena Black list bank pasti tidak akan disetujui..itu adalah point paling utama dalam megajukan aplikasi untuk KPR.
Sebagai kesimpulan untuk tips yang sudah saya sampaikan semoga bisa membatu anda dalam menetukan tempat tinggal yang anda minat dan anda idamkan, mohon maaf apabila ada kesalahan dalam membuat statement yang kurang bisa dipahami, dan apabila ada masukan /sharing saya sangat senang dan saya terima kekurangan..satu lagi yang mungkin harus saya sampaikan buatlah persiapkan Interview / wawancara dengan pihak Bank baik dari marketing Bank/dari bagian analist karena itu bisa menentukan hasil keputusan pihak Bank, dan bagi anda yang masih baru mau merencanakan untukmembeli rumah buatlah rekening tabungan anda sebagus mungkin atau apapun yang anda dapatkan sebisa mungkin harus melaui rekening tabungan anda karena sebagai nilai Plus apabila track record tabungan anda tercermin.

Persyaratan Pengajuan KPR
  1.  Usia minimal 21 tahun dan maksimal pengajuan 55 th.
  2. Foto copy KTP Suami & Istri
  3. Foto copy Kartu Keluarga
  4. Foto copy Surat Nikah
  5. Foto copy NPWP Pribadi
  6. Foto copy SPT PPh 21 Pribadi
  7. Foto copy rekening Tabungan 3 Bulan terakhir
  8. Surat keterangan bekerja dari Perusahaan / pengangkatan karyawan tetap
  9. Foto Suami & Istri 3x4 berwarna masing - masing 2 lembar
  10. Slip gaji 3 bulan terakhir
  11. Foto copy Akta Pendirian Perusahaan ( wiraswasta)
  12. laporan keuangan laba rugi 2 th terakhir (wiraswasta)
  13. Foto copy SIUP, TDP, Perusahaan / PPh 21 ( wiraswasta)
  14. Foto copy NPWP Perusahaan.

Kamis, 27 Juni 2013

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
KPR (Kredit Pemilikan Rumah) adalah kredit yang digunakan untuk membeli rumah atau untuk kebutuhan konsumtif lainnya dengan jaminan/agunan berupa Rumah. Walaupun penggunaannya mirip, KPR berbeda dengan kredit konstruksi dan renovasi.
Agunan yang diperlukan untuk KPR adalah rumah yang akan dibeli itu sendiri untuk KPR Pembelian. Sedangkan untuk KPR Multiguna atau KPR Refinancing yang menjadi Agunan adalah Rumah yang sudah dimiliki.
Karena masuk dalam kategori Kredit Konsumtif maka peruntukan KPR haruslah untuk kegiatan yang bersifat Konsumtif seperti pembelian rumah, furniture, kendaraan bermotor dan tidak diperbolehkan untuk kegiatan yang bersifat produktif seperti pembelian stok barang dagangan, modal kerja dan lain sebagainya.
Beberapa contoh KPR adalah KPR Merdeka dari Bank NISP, Kredit Griya Utama dari BTN, dan KPR BCA dari BCA.

Kamis, 18 Agustus 2011



Dalam arti umum, rumah adalah salah satu bangunan yang dijadikan tempat tinggal selama jangka waktu tertentu. Rumah bisa menjadi tempat tinggal manusia maupun hewan, namun untuk istilah tempat tinggal yang khusus bagi hewan adalah sangkar, sarang, atau kandang. Dalam arti khusus, rumah mengacu pada konsep-konsep sosial-kemasyarakatan yang terjalin di dalam bangunan tempat tinggal, seperti keluarga, hidup, makan, tidur, beraktivitas, dan lain-lain.
Sebagai bangunan, rumah berbentuk ruangan yang dibatasi oleh dinding dan atap. Rumah memiliki jalan masuk berupa pintu dengan tambahan berjendela. Lantai rumah biasanya berupa tanah, ubin, babut, keramik, atau bahan material lainnya. Rumah bergaya modern biasanya memiliki unsur-unsur ini. Ruangan di dalam rumah terbagi menjadi beberapa ruang yang berfungsi secara spesifik, seperti kamar tidur, kamar mandi, WC, ruang makan, dapur, ruang keluarga, ruang tamu, garasi, gudang, teras dan pekarangan.
Dalam kegiatan sehari-hari, orang biasanya berada di luar rumah untuk bekerja, bersekolah atau melakukan aktivitas lain. Aktifitas yang paling sering dilakukan di dalam rumah adalah beristirahat dan tidur. Selebihnya, rumah berfungsi sebagai tempat beraktivitas antara anggota keluarga atau teman, baik di dalam maupun di luar rumah pekarangan.
Rumah dapat berfungsi sebagai: tempat untuk menikmati kehidupan yang nyaman, tempat untuk beristirahat, tempat berkumpulnya keluarga dan tempat untuk menunjukkan tingkat sosial dalam masyarakat.

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas







Maps


Lihat Cahaya Garuda Residence di peta yang lebih besar